Tuesday, July 29, 2014

Pohon Garing


Pohon Garing -  
Tree of Life in  Central Kalimantan



Ornamen Batang Garing Belum
Ornamen berikut merupakan ornamen Batang Garing Belum, Batang artinya pohon Belum berarti hidup, untuk kata Garing dalam bahasa Dayak Ngaju diartikan secara baku merujuk pada kata lain yang melengkapinya, secara semiotik kata tersebut muncul dalam bentuk simbol hasil konvensi dari masyarakat Dayak Ngaju, sebagai contoh sebagai berikut:
1) Telur ayam yang berisikan cairan yang hidup, terdiri dari dua macam cairan
bening dan cairan kuning, cairan bening itulah yang disebut "Garing"
sedangkan cairan kuning disebut "bulau" jadi di sini kata Garing berarti cairan
kuning yang hidup (awal kehidupan).
2) Garing tarantang, berarti anak kandung sendiri (berawal dari cairan).
3) Garing tabela belom, berarti anak-anak muda usia (Garing muda).
4) Garing tukang tuyang, berarti anak atau bayi yang sedang dalam ayunan.
5) Katil Garing , berarti bangku panjang tempat duduk (biasa dipakai oleh para
Basir).

The ornaments of Batang Garing

The following is an ornament Batang Garing, Trunk means the tree is living, for Garing in Dayak Ngaju language interpreted by default refer to other words that complete it, the semiotic words that appear in the form of a symbol of the result of the Dayak
Ngaju community  convention, for example as follows:

1) chicken eggs containing living fluid, consisting of two kinds of liquids and a clear yellow fluid, a clear liquid that is called "Garing" while the yellow liquid called "boelau" so here said "Garing" mean fluid  yellow living (beginning of life).

2) Garing tarantang, meaning child of their own  

    (originated from the liquid).
3) Garing tabela Keith, mean age young children  

    (younger Garing ).
4) Garing tukang tuyang, means a child or baby in the 

    swing.
5) Katil Garing, means the long bench seat  

    (usually used by the Basir).


YNN

No comments:

Post a Comment